Penggunaan Informasi Baru Untuk Membangun Konsep Baru.

Penggunaan Informasi Baru Untuk Membangun Konsep Baru. 

               Data, information, knowledge, wisdom (DIKW) adalah sebuah model yang dikonsep oleh Russell Lincoln Ackoff. Ackoff adalah seorang konsultan manajemen dan mantan profesor dibidang manajemen di Wharton School yang mengkhususkan diri dalam riset operasi dan teori organisasi. Artikelnya merumuskan apa yang sekarang biasa disebut DIKW untuk pertama kali pada tahun 1988 sebagai pidato pada International Society for General Systems Research. Jonatan Hey (2004) mengatakan Asal usul hirarki DIKW (Data, Informasi, Pengetahuan, Kebijaksanaan) pertama kali tampil pada domain Manajemen Pengetahuan dan Sains Informasi. Meskipun referensi ke DIKW hierarki dibuat oleh Zeleny (1987) dan Ackoff (1989) dalam bidang Manajemen Pengetahuan, referensi terdekat ada pada petunjuk asli dari artikel T.S. Eliot yang muncul di Futuris oleh Cleveland (1982). Ada hal yang menarik, pada Eliot atau Harland. Sebelumnya data tidak ada dalam hirarki informasi, pengetahuan, kebijaksanaan, tetapi ditambahkan oleh yang lain. Sejak orang-orang mengajukan data (D) penambahan pada hirarhi (IKW), Ackoff memasukkan pemahaman (dan beberapa menggunakan intelijensia) dalam level sebelum mencapai kebijaksanaan JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol. 4 No. 1 Tahun 2019 ISSN (online): 2528-21X 120 (wisdom), dan Zeleny mengajukan pencerahan (enlighment) sebagai tahap akhir yang melampaui kebijaksanaan (wisdom).

1. Data

“Data adalah catatan atas kumpulan fakta. Data merupakan bentuk jamak daridatum, berasal dari bahasa Latin yang berarti “sesuatu yang diberikan”. Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabelyang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra.” -Wikipedia

Data adalah satu atau lebih simbol yang digunakan untuk merepresentasikan sesuatu. Data merupakan runutan data mentah (tentang orang, tempat, kejadian, dan sesuatu yang penting dalam organisasi) yang tidak terformat untuk menggambarkan fenomena khusus, contohnya kata, angka, gambar, dan suara yang tidak terorganisasi dan hanya berarti kecil bagi individu.

Di dunia ini banyak fakta, namun hanya beberapa yang menjadi perhatian orang. Beberapa fakta ada yang disetuji semua orang, ada yang dipercayai sebagian, atau diperdebatkan.

2. Informasi

“Informasi adalah pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun demikian, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, komunikasi,kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.” -Wikipedia

Berbeda dengan data, informasi adalah data yang telah diproses atau direorganisasi sehingga lebih berarti atau memberikan nilai tambah apda seseorang/penerima (mempunyai arti dalam arti khusus). Informasi memiliki dimensi waktu/tempo. Suatu informasi bisa saja berarti pada suatu waktu, tapi menjadi tidak relevan lagi pada waktu yang berbeda. Kebutuhan setiap orang akan informasi berbeda-beda, sehingga bisa saja pada seseorang informasi dapat berarti banyak tetapi tidak bagi orang lain.

3. Pengetahuan (Knowledge)

“Pengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang. Pengetahuan termasuk, tetapi tidak dibatasi pada deskripsi,hipotesis, konsep, teori, prinsip dan prosedur yang secara Probabilitas Bayesian adalah benar atau berguna.” –Wikipedia 

Pengetahuan adalah kombinasi dari naluri, gagasan, aturan, dan prosedur yang mengarahkan tindakan atau keputusan. Informasi yang dipadukan dengan pengalaman masa lalu dan keahlian akan memberikan suatu pengetahuan yang tentu saja memiliki nilai yang tinggi.

4. Kearifan/Kebijaksanaan (Wisdom)

“Kebijaksanaan adalah pemahaman yang mendalam dan kesadaran tentang orang, hal-hal, peristiwa atau situasi, yang menghasilkan kemampuan untuk memilih atau bertindak atau menginspirasi untuk secara konsisten menghasilkan hasil optimal dengan meminimalkan waktu, energi atau pemikiran.”-Wikipedia

Komentar

Postingan Populer